5 Mitos Tentang Kulit

5 Mitos Tentang Kulit

5 Mitos Tentang Kulit - Mitos adalah fenomena yang tak lekang oleh zaman. Meskipun tak diketahui pasti kebenarannya, namun mitos tetap saja tak punah dari kehidupan masyarakat bahkan di era modern sekalipun. Namun tahukah anda jika ada mitos tentang kulit juga?

5 Mitos Tentang Kulit
5 Mitos Tentang Kulit

Berikut ini kami sajikan 5 mitos tentang kulit yang perlu anda ketahui :

1. Stres bisa memperburuk kulit, terutama eczema
Faktanya : Stres dapat memperburuk respon peradangan yang menimbulkan masalah kulit seperti jerawat, psoriasis dan eksim.  

2. Mandi susu akan menjadikan kulit bayi bagus
Faktanya : Susu dapat menenangkan peradangan kulit, susu juga dapat melembabkan kulit dan menjaganya terlindung dari sinar matahari.

3. Memakai peralatan mandi anti bakteri,membuat kulit bayi lebih bersih dan halus.
Faktanya : Sebenarnya kulit mengandung bakteri yang tidak berbahaya. Meskipun penggunaan bahan anti bakteri berfungsi menjaga kulit Anda bersih. Akan tetapi, tidak terlalu penting penggunaan berlebihan karena ini dapat menyebabkan ketahanan terhadap bakteri.

4. Orang China percaya bahwa makanan yang dikonsumsi selama kehamilan akan mempengaruhi warna kulit bayi. Contoh : Semisal menginginkan warna kulit bayi yang dilahirkan berwarna putih,makan waktu hamil mengkonsumsi makanan berwarna cerah seperti susu,tahu,dsb.
Faktanya : Warna pada makanan yang dkonsumsi tidak memiliki relevansi terhadap warna kulit bayi lahir. Warna kulit lebih cenderung berdasarkan pada keturunan.

5. Kepercayaan orang India, kulit bayi yang baru lahir akan berwarna putih bila ibu hamil mengkonsumsi susu yang di beri sedikit kunyit.
Faktanya : Kunyit merupakan rempah paling mahal didunia. Menambahkan kunyit pada susu merupaka hal yang biasa dilakukan di India namun tidak ada relevansinya dengan warna kulit bayi baru lahir. Warna kulit bayi tetap cenderung berdasarkan keturunan.

Itulah 5 mitos tentang kulit yang masih saja ada di kalangan masyarakat modern saat ini. Meskipun tidak ada bukti ilmiah, namun masih saja ada yang mempercayai mitos-mitos tentang kulit tersebut.

loading...


Contact Us

Name

Email *

Message *

Back To Top